Tak seramai biasanya Ada yang mengintai di balik udara Memantau tubuh mana yang kira-kira bisa ia singgahi Kuda meringkik Meminta pulang kepada tuannya Setelah seharian lelah menunggu dengan jemu "Bersabarlah. Tak hanya dirimu yang menunggu, kudaku. Anak istriku juga menunggu." Seorang ibu pedagang sedang dipijiti temannya. Masuk angin, angin jahat sepertinya. Mahasiswa-mahasiswa dengan seksama menggambar. Mencoba menangkap sepotong Malioboro di atas kertas. Saya terus berjalan. Membelah Malioboro. Merekamnya dalam ingatan. Daya hidup yang demikian besar menjadi potret yang paling jelas. Daya hidup orang-orang yang menggantungkan hidupnya pada sepotong Malioboro Semoga daya hidup mereka menyublim menjadi imunitas terbaik Membuat yang mengintai di balik udara segan untuk singgah apalagi menetap